Friday, 3 July 2015

Usaha Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Indonesia

  
  Indonesia sebagai bagian dari ekosistem dunia harus ikut membantu terciptanya kelestarian sumber daya alam hayati. Usaha pelestarian keanekaragaman hayati di indonesiameliputi dua hal pokok berikut:
a.  Pembiakan secara in situ (pembiakan dalam habitat aslinya), misal Taman Nasional Ujungkulon dan Taman Nasional Baluran. Selain itu, dapat juga dilakukan pembiakan secara ex situ (pembiakan di luar habitat aslinya,tetapi lingkungan dibuat mirip aslinya), misal penangkaran harimau di kebun binatang.
b.  Pemanfaatan keanekaragaman hayati secara lestari dengan menerapkan prinsip-prinsip berikut:

1)  Prinsip daya toleransi, artinya keanekaragaman memiliki batas toleransi tertentu sehingga tidak boleh dilanggar.
2)  In optimum, artinya semua kekayaan alam tidak boleh dimanfaatkan sampai optimum. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus di bawah optimum.
3)  Faktor pengontrol, artinya kita harus selalu menjaga, mengontrol, atau mengendalikan keseimbangan lingkungan.
4)  Prinsip ketahanbalikan, artinya kita harus selalu menjaga kelstarian plasmanutfah karena jika plasma nutfah ini hilang atau punah, organisme tersebut juga akan punah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Usaha Pelestarian Keanekaragaman Hayati di Indonesia

3 comments:

  1. makasih atas informasinya,sangat menambah ilmu pengetahuan.
    sinidomino

    ReplyDelete
  2. Batas toleransi nya dan optimum itu contoh berapa kk

    ReplyDelete
  3. Batas toleransi dan optimum nya itu brp kk

    ReplyDelete